csr
 
support1
 
joinus

berita

Ketua DPRD Kunjungi Diana Nainggolan

IMG 0942

Direktur Nyfara Foundation, Tengku Adri, mendampingi Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang, Ricky Prandana Nasution, mengunjungi Diana Nainggolan pasien Atresia Bilier asal Deli Serdang - Sumatera Utara. Dalam kesempatan itu Ketua Ricky ( begitu beliau biasa dipanggil ) langsung mengontak pimpinan rumah sakit daerah lubuk pakam deli serdang agar segera melakukan tindakan untuk menyelamatkan Diana yang kondisinya kian memburuk.

Dalam kesempatan itu, Ketua Ricky juga menyerahkan bantuan pribadi sebagai penyejuk hati orang tua Diana.

Saat ini berita ini diturunkan, Diana sudah dibawa ke RS Lubuk Pakam dan kemudian dirujuk ke RS Adam Malik - Medan. Usaha sudah dimaksimalkan, namun takdir berkata lain. Tuhan memanggil Diana setelah 3 hari dirawat di RS Adam Malik - Medan.

 

Bank Sumut dan Pemprovsu Salurkan Bantuan ke Bocah Penderita Atresia Bilier

banksumut

Bank Sumut bekerjasama dengan Biro Bina Kemasyarakat dan Sosial dan Dinas Kesejahteraan dan Sosial Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menyalurkan bantuan nutrisi kepada bocah-bocah penderita Atresia Bilier (liver kronis), di Kantor Nyfara Foundation, Jalan Seksama Medan, Selasa (12/4/2016).  Bantuan sosial tersebut merupakan rangkaian dari beragam kegiatan Bhakti Sosial dalam rangka menyambut HUT ke-68 Pemprovsu.

Bantuan 36 kaleng nutrisi susu formula khusus untuk penderita Atresia Biller disalurkan seara simbolis oleh manajemen PT. Bank Sumut yang diwakili oleh Pls. Pemimpin Bidang Public Relations (PR) Bank Sumut Erwinsyah kepada orangtua dari Nafis Laiz Azzam (2 tahun), salah seorang bocah penderita Atresia Bilier, warga Helvetia Deliserdang, dan pihak keluarga yang mewakili dari bocah penderita Atresia Bilier lainnya, Diana Nainggolan, yang saat ini sedang menjalani opname di Rumah Sakit Lubuk Pakam.

Penyerahan bantuan disaksikan oleh Kasubag Bantuan dan Rehabilitasi Sosial Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosial Kantor Gubsu Dra. Hj. Nurbaiti Nasution dan Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Kesejahteraan dan Sosial Provsu Sri Harnita Lubis SE beserta staf dan Direktur Nyfara Foundation Tengku Adri.

Pada kesempatan itu Erwinsyah menyampaikan bahwa bocah-bocah penderita Atresia Bilier nyaris terlupakan, karena masih minimnya gerakan kampanye atas penyakit langka yang akhir-akhir ini memiliki kecenderungan meningkat di Indonesia.

“Atas dasar pertimbangan itu, di antara beragam aktivitas bhakti sosial yang diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-68 Pemprovsu, Bank Sumut turut berpartisipasi dengan memilih untuk menunjukkan kepedulian terhadap para bocah penderita Atresia Bilier yang kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu. Kami berharap dermawan-dermawan lainnya akan tergerak untuk membantu mereka melalui Nyfara Foundation dan kami berharap  negara dapat turut campur tangan untuk memberikan perhatian khusus kepada bocah-bocah penyandang masalah liver kronis ini,” cetus Erwinsyah didampingi staf PR Bank Sumut Novri Wahyu Perdana dan Andra Syahputra.

Sementara Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Kesejahteraan dan Sosial Provsu Sri Harnita Lubis SE memberikan apresiasi atas dukungan Bank Sumut terhadap para bocah penderita Atresia Bilier dalam rangka menyambut HUT ke-68 Pemropsu. “Kami berharap bantuan kerjasama Bank Sumut dengan Pemrovsu ini dapat menggerakkan para dermawan lainnya untuk melakukan  hal yang sama, sehingga dapat meringankan penderitaan keluarga bocah penderita Atresia Biler,” ujarnya.

Menurut Direktur Nyfara Foundation, Atresia Biler merupakan penyakit liver kronis yang disebabkan tidak terbentuknya saluran empedu secara sempurna pada bayi-bayi yang baru melairkan. Akibatnya, terjadi penumpukan cairan pada liver (hati), sehingga menggangu pencernaan dan dapat menimbulkan komplikasi penyakit lainnya.

Disebutkan, secara medis masih belum ditemukan solusi penyembuhan terhadap penderita penyakit ini.  Hal yang bisa dilakukan sejak dini ketika usia bayi masih di bawah 12 minggu adalah dengan melakukan operasi saluran empedu agar bisa mengalir sempurna ke saluran pencernaan. Jika melampaui batas waktu itu, cara terakhir adalah dengan melakukan transpalantasi hati yang membutuhkan biaya operasi dan perawatan yang relatif sangat besar. Sementara banyak bocah penderita penyakit ini berasal dari keluarga kurang mampu

 

Page 5 of 10

Hubungi Kami

NYFARA FOUNDATION
Office : Jl. M. Nawi Harahap no. 179
Medan - North Sumatera, Indonesia
Phone : +62.61.788.3955
Hotline / WA : +62.87744230695
Pin BB : 59B731D7
Email : nyfarafoundation@gmail.com
Twitter : @nyfarapeduli
Facebook : Nyfara Foundation